aku jeneuh, bosan, muak, jenuh akan keadaan kehidupanku yang tak kunjung berubah, selalu penuh derita dan konflik, seolah tak pernah usai, dan takan pernah selesai, walau sekeras apapun berusaha untuk keluar dari itu semua, tapi tetap berkutat pada masalah yang sama, serajin apapun berdoa, tapi entahlah???tak mungkin aku menyalahkan pada penguasa jagat raya, aku bosan pada kesendirianku, tak ada tempat untuk aku mengadu, mengeluh, dan tempatku untuk bersandar dan menyandarkan hati ini, dan aku muak pada semua aturan-aturan yang aku rasa diskriminatif, dalam kehidupan pribadi dan pekerjaan, dalam keluarga anak selalu ditekan untuk mengikuti apa yang orang tua mau, tapi apa mereka pun memikirkan apa yang diinginkan seorang anak? bahkan cita-citaku harus rela aku tanggalkan, sesuatu yang telah aku persiapkan sejak menengah pertama, naas.dan ternyata yang aku kira baik masih pula ditentang, dan banyak lagi, nek rasanya untuk aku ceritakan, juga di tempat kerja, sangat terasa diskriminasi antara pekerja lokal dan ekspatriat, ah semuanya memuakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar